Kamis, 25 Mei 2017

Budidaya Anggrek Dengan Mudah

    Halo sobat tani..Salam sejahtera, Pada artikel kali ini kita akan memberikan cara mudah dalam budidaya tanaman anggrek. Suku anggrek-anggrekan (bahasa Latin: Orchidaceae) merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Anggrek lebih identik dengan warna ungunya yang mencolok. Mau tau cara budidayanya? Yuk di simak


Budidaya Anggrek Dalam Pot

Budidaya disarankan di dalam pot karena untuk mempermudah pemeliharaan. Anggrek sendiri juga termasuk tanaman yang cukup ideal untuk ditanam di dalam pot.

Pemilihan Pot

Pot yang digunakan adalah yang terbuat dari tanah liat yang memiliki lubang-lubang kecil di bagian bawahnya. Lubang-lubang tersebut akan membantu sirkulasi udara serta melancarkan aerasi dan drainase. Tanah liat pada pot juga bisa membantu penyerapan air jika terjadi kelebihan air di media. Hal ini akan mengurangi risiko penyakit busuk pada akar anggrek. Kelembaban juga akan selalu terjaga jika menggunakan pot tanah liat ini.

*Baca Juga : Cara Budidaya Mawar Dengan Mudah

Media Tanam

Media tanam untuk tanaman anggrek yang cocok adalah dengan mencampur pecahan genteng, potongan batang pakis, sabut kelapa, dan arang kayu. Bahan dipilih karena tidak cepat melapuk, tidak menjadi sumber penyakit, memiliki aerasi dan drainase yang baik, mampu mengikat air dan zat hara dengan baik, mudah didapat, dan harganya relatif murah. Media ini sangat penting untuk pertumbuhan dan produksi bunga optimal.

Pemilihan Bibit & Penanaman

Disarankan menggunakan bibit karena untuk mendapatkan benih cukup susah. Bibit yang siap ditanam di pot minimal berumur 1 tahun dan telah memiliki daun serta akar sendiri. Bibit sesegera mungkin ditanam di pot yang sudah berisi media tanam dengan hati-hati. Penanaman dilakukan secara tegak lurus dengan pot. Jenis bunga anggrek yang cocok ditanam di tempat terbuka adalah jenis Vanda, Arachnis, dan Renanthera. Sedangkan yang membutuhkan naungan adalah anggrek jenis Ancedium, Dendrobium, dan Cattleya.

*Jangan Lupa Baca Juga : Budidaya Tanaman Air Yang Simple

Pemeliharaan
Merupakan langkah terpenting untuk mengoptimalkan hasil yang didapat.

    Pertama adalah memberikan tiang penyangga pada batang anggrek agar tanaman tidak mudah roboh dan membantu tanaman agar tetap berdiri dengan tegak.
    Penyiraman dilakukan pagi dan sore, namun juga kondisional untuk menjaga kelembaban media tanam agar akar tanaman tidak busuk.
    Letakkan tanaman dengan penyinaran matahari yang cocok sesuai dengan bibit yang dipilih.
    Pemupukan dilakukan secukupnya dan bisa menggunakan pupuk cair agar lebih efektif. Bisa digunakan pupuk NPK dengan perbandingan 3:1:1 pada fase vegetatif dan perbandingan 1:3:3 pada vas generatif untuk memicu pembungaan.

Panen &Pascapanen

Panen bisa dilakukan jika bunga sudah tumbuh sempurna dan siap dipasarkan. Kegiatan pascapanen juga menjadi bagian terpenting untuk bagaimana mempertahankan mutu penampilan dalam jangka waktu selama mungkin. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi hasil pascapanen ini, di antaranya adalah jenis bunga, stadia pertumbuhan, cahaya matahari, temperatur, dan lama pengangkutan.

Demikian cara budidaya anggrek yang mudah. Selamat mencoba, Semoga Berhasil. Jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami karena akan selalu ada artikel menarik lainnya.

CV LIM CORPORATION menyediakan plastik mulsa hitam perak berkualitas, untuk info pemesanan hubungi kami di SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277
Email: limcorporation2009@gmail.com
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar