Jumat, 13 Oktober 2017

Kenali Macam Macam Hama & Penyakit Pada Tanaman Sebelum Membasmi


  • Hama Tanaman merupakan jenis hewan yang mengganggu tanaman, sekaligus bisa menyebabkan kerusakan. Jenis hama yang menyerang tanaman cukup banyak. Karena itu, perlu penanganan yang tepat untuk bisa mengatasi hama-hama tersebut. Cara penanganan yang kurang tepat, seperti penggunaan pestisida yang berlebihan dan diagnosis hama yang salah, bisa menyebabkan rendahnya produksi buah. Hama yang menyerang tanaman di bedakan menjadi 2 jenis, yaitu bersifat menetap dan tidak menetap.
Hama yang bersifat menetap adalah hama yang menyerang dan berkembang biak pada tanaman yang diserang. Sementara itu, Hama yang tidak menetap adalah hama yang menyerang sekali waktu dan meninggalkan tanaman yang diserang, seperti unggas dan siput. Sama dengan tanaman semusim lainya, keberadaan hama pada tanaman juga bisa mendatangkan kerugian pada petaninya. Masalah tersebut sebenarnya bisa di cegah dengan mengetahui jenis-jenis hama yang sering menyerang tanaman. Selain itu, cara mengatasinya juga perlu diketahui, terutama Jenis Pestisida yang cocok untuk diaplikasikan.

* Jenis-jenis Hama Tanaman

1. Lalat buah
Lalat buah biasanya menyerang pada tanaman pada waktu musim hujan. Lalat betina akan memasukkan telurnya edaalam daging buah dengan cara menusuk buah dengan alat peletak telurnya. Telur akan menetas dan menjadi belatung yang memakan buah tersebut sehingga buah akan busuk dan rusak.

2. Walang sangit
Walang sangit adalah serangga hama tanaman padi. Setiap kali bertelur, serangga betina bisa menghasilkan 100–200 butir telur. Telur-telur tersebut akan diletakkan pada daun bendera tanaman padi. Telur yang sudah menetas akan menjadi nimfa yang berwarna hijau yag lama kelmaan berubah menjadi coklat. Nimfa dan imago akan menyerang buah padi yang sedang matang susu dengan cara menghisap cairan buah yang mengakibatkan buah menjadi busuk.

3. Artona
Hama ini temasuk lepidoptera (kupu yang merusak tanaman ketika stadia larva). Artona adalah hama tanaman kelapa. Ulat yang baru menetas akan menyerang dengan memunculkan tanda bintik-bintik pada daun. Setelah agak besar, ulat akan menimbulkan gejala serangan garis-garis pada daun. Selanjutnya, ulat yang cukup besar memakan daun kelapa berikut tulang daunnya sehingga daun kelapa hanya tinggal lidinya saja. Pengendalian terhadap artona ini dilakukan dengan memangkas daun kelapa yang sudah terserang agar ulat dan kepompongnya ikut terbuang.

* Cara Mengendalikan Hama pada Tanaman

1. Pengendalian hama secara kimia
Pengendalian hama secara kimia yaitu pemberantasan hama dan penyakit menggunakan obat-obatan kimia. Obat-obatan yang digunakan disebut pestisida. Penggunaan pestisida harus disesuaikan dengan jenis, dosis, dan waktu yang tepat agar tidak merusak lingkungan.
Jenis-jenis pestisida yang beredar di masyarakat umumnya.
• Insektisida jenis pestisida untuk memberantas hama serangga.
• Rodentisida jenis pestisida untuk memberantas hama pengerat.
• Herbisida jenis pestisida untuk memberantas hama gulma.

2. Pengendalian hama secara biologis

Pengendalian hama secara biologis yaitu pemberantasan hama atau penyakit dengan mendatangkan musuh alaminya (Predator).
Jenis-jenis cara pemberantasan hama secara biologis
• Pemberantasan tikus dengan kucing atau burung hantu.
• Pemberantasan kutu loncat dengan semut rang-rang.
• Pemberantasan ulat pada tanaman pisang dengan burung gagak.

3. Pengendalian hama secara mekanik
Pengendalian hama secara mekanik yaitu pemberantasan hama dengan alat-alat atau dengan tangan secara langsung.
Jenis-jenis cara pemberantasan hama secara mekanik
• Pemberantasan babi hutan dengan perangkap.
• Pemberantasan lalat buah dengan perangkap lalat.
• Pemberantasan ulat langsung diambil dengan tangan.

Baca Juga : 
- Manfaat & Cara Budidaya Terong Lalap
- Hama & Penyakit Pada Tanaman Kacang Hijau
- Hama & Penyakit Pada Tanaman Anggrek 
- Macam Macam Buah Berkhasiat & Bermanfaat Bagi Tubuh
  • Penyakit tanaman adalah sesuatu yang menyebabkan gangguan pada tanaman sehingga tanaman tersebut tidak dapat bereproduksi atau mati secara perlahan-lahan. Jenis – jenis penyakit yang menyerang tumbuhan sangat banyak jumlahnya. Penyakit yang menyerang tumbuhan disebabkan oleh mikroorganisme, misalnya jamur, alga, dan bakteri. Penyakit tumbuhan juga dapat disebabkan oleh virus. Penyakit-penyakit tanaman ini akan menyebabkan tidak berfungsinya bagian-bagian tanaman menjalankan fungsinya akibat kerusakan yang disebabkan oleh mikroorganisme.

* Jenis-jenis Penyakit Tanaman

1. Jamur

Jamur adalah salah satu organisme yang menyebabkan penyakit menyerang hampir semua bagian tumbuhan, mulai dari akar, batang, ranting, daun, bunga, hingga buahnya. Penyakit ini dapat ditularkan lewat angin, air, serangga, atau sentuhan tangan.Penyakit ini menyebabkan bagian tumbuhan yang terserang, misalnya buah, akan menjadi busuk. Jika menyerang bagian ranting dan permukaan daun, akan menimbulkan bercak kecokelatan. Dari bercak – bercak tersebut akan keluar jamur berwarna putih atau oranye yang akan meluas ke seluruh permukaan ranting dan daun sehingga memyebabkan kerontokan. Jamur ini mengganggu proses fotosintesis karena menutupi permukaan daun. Batang yang terserang penyakit ini akan membusuk. Jaringan yang terserang penyakit ini akan mengeluarkan getah atau cairan. Apabila penyakit ini tidak segera ditangani, maka tumbuhan akan layu dan mati.
Contoh penyakit yang disebabkan oleh jamur:
- Penyakit Antraknosa, diakibatkan oleh cendawan Colletotrichum capsici.
- Penyakit garis kuning pada daun, disebabkan oleh cendawan yang bernama Fusarium oxysporum.
- Penyakit Batang Dry Basal Rot, diakibatkan oleh cendawan Ceratocyctis paradoxa
- Penyakit busuk tandan (bunch rot), diakibatkan oleh cendawan Marasmius palmivorus sharples.

2. Alga (Ganggang)
Penyakit alga ini dapat menyebabkan bercak karat merah pada daun tumbuhan. Tumbuhan yang biasanya diserang antara lain jeruk, jambu biji, dan rambutan. Bagian tumbuhan yang biasa diserang alga yaitu bagian daun, yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna kelabu kehijauan pada daun. Bercak yang timbul memiliki ukuran yang kecil namun banyak sehingga cukup merugikan.
Contoh penyakit yang disebabkan oleh Alga (Ganggang):
- Penyakit Karat Merah, yang disebabkan oleh ganggang Cephaleuros heningsii, Schm.

3. Bakteri
Bakteri dapat membusukkan daun, batang, dan akar tumbuhan. Pada bagian tumbuhan yang terserang bakteri akan mengeluarkan lendir keruh, lengket bila disentuh dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Setelah itu membusuk, dan lama – kelamaan tumbuhan akan mati. Tumbuhan yang diserang bakteri dapat diatasi dengan menggunakan bakterisida.
Contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri:
- Penyakit CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration), diakibatkan oleh bakteri Candidatus Liberibacter asiaticus.
- Penyakit hawar pada daun tanaman padi, diakibatkan bakteri Xanthomonas oryzae.
- Penyakit Nematoda, diakibatkan oleh bakteri Nematoda rhadinaphelenchus cocophilus.

* Cara Mengendalikan Penyakit pada Tanaman
1. Pastikan tumbuhan selalu dalam kondisi sehat dengan tercukupi segala kebutuhan zat haranya.
2. Jangan membiarkan tumbuhan terlalu rimbun, pangkaslah sehingga selaruh bagian tumbuhan mendapatkan sinar matahari yang cukup.
3. Jangan abaikan tumbuhan terserang kutu, tungau, atau hewan yang lain yang seing membawa bakteri atau jamur.
4. Usahakan lingkungan selalu bersih.
5. Selalu kontrol tumbuhan sesering mungkin sehingga penyakit dapat terdeteksi sedini mungkin.
6. Apabila tanaman muncul gejala penyakit segera lakukan pemangkasan pada bagian yang terserang penyakit, kemudian bakarlah pangkasa tersebut agar tidak menular ke bagian atau tanaman yang lainnya.
7. Pengendalian terakhir yaitu penggunaan pestisida untuk pengobatan hama dan penyakit pada tumbuhan




Apabila Anda Membutuhkan Atau Ingin Memesan Plastik Mulsa SMS/CALL/WA Kami Di : 08123-258-4950 | 0852-3392-5564
Phone: 031-8830487. Untuk info harga mulsa plastik silahkan klik DISINI
 

Sekian dari artikel tentang "  Macam Macam Hama & Penyakit Pada Tanaman " Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami...  Selamat Mencoba & Semoga Bermanfaat :)...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar