Yuk!!! Intip Trik Jitu Budidaya Kunyit, Hasil Melimpah & Untung Bertambah


Tanaman kunyit ini adalah salah satu jenis tanaman obat berupa semak/rumput liar serta sifatnya tahunan yang tersebar di negara-negara daerah tropis. Tanaman kunyit tumbuh subur serta liar didaerah hutan ataupun bekas kebun. Diperkirakan asalnya dari Binar pada ketinggian sekitar 1300-1600mdpl, ada juga yang mengatakan bahwa kunyit asalnya dari India. Kata Curcuma asalnya dari bahasa Arab Kurkum & Yunani Karkom. Tanaman ini banyak dibudidayakan di Asia Selatan khususnya di negara India, Cina Selatan, Taiwan, Indonesia bagian pulau Jawa, serta Filipina. Ngomong-ngomong tentang kunyit, ada beberapa panduan cara menanam kunyit.

Panduan Cara Menanam Kunyit

1. Pemilihan Bibit Kunyit

Pada proses pertama dalam cara menanam kunyit adalah memilih bibit yang bagus dan berkualitas, penggunaan bibit yang berkualitas baik akan menentukan hasil panen nantinya. Kriteria bibit yang berkualitas baik dibawah ini, yaitu :
  • Pastikan bibit asalnya dari tanaman yang subur, sehat, mempunyai daun yang banyak serta sehat
  • Bibit kunyit terhindar dari hama serta penyakit
  • Bibit kunyit asalnya dari tanaman kunyit yang sudah berumur 7 hingga 12 bulan
  • Bibit kunyit mempunyai ukuran, bentuk serta warna yang sama
  • Bibit kunyit pernah mengalami dormansi sebelum ditanam.

2. Penyemaian Bibit Kunyit

Cara menanam kunyit selanjutnya adalah penyemaian bibit kunyit, tujuan dikerjakannya penyemaian supaya bibit dapat tumbuh secara maksimal, proses kontrol petani lebih gampang dan bibit kunyit mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Berikut ini cara penyemaian bibit kunyit yang bisa anda kerjakan, yaitu :

  • Letakkan bibit kunyit ditempat yang bersuhu sekitar 25-28 0C
  • Biarkan selama 1 sampai 7 bulan terkena angin-angin
  • Anda juga dapat meletakkan bibit kunyit ditempat yang tersedia jerami dengan suhu sekitar 25-28 0C
  • Selain itu, Anda juga bisa merendam bibit kunyit dengan larutan ZPT selama 3 jam.
  • Biarkan selama 1 bulan sampai bibit tumbuh tunas serta siap untuk ditanam.


3. Pengolahan Media Tanam

Setelah anda mengerjakan penyemaian bibit kunyit, proses selanjutnya adalah pengolahan lahan. Kali ini kami akan membahas budidaya kunyit memakai bedengan akan tetapi jika anda ingin memakai pot atau polybag juga bisa, yang perlu diperhatikan adalah media penanaman yang akan dipakai untuk pertumbuhan kunyit berupa tanah humus, jerami serta pupuk kandang.

Cara menanam kunyit memakai bedengan cukup gampang, anda hanya perlu menyediakan beberapa alat seperti cangkul, sabit serta pupuk kandang kering. Sesudah alat dan bahan siap, bersihkan lahan dari hama pengganggu seperti rumput dan tanaman lainnya memakai cangkul ataupun sabit.

Kemudian cangkul tanah atau gembur tanah dengan kedalaman sekitar 40cm dan berikan pupuk kandang kering supaya tercampur  merata. Begitu lahan selesai di cangkul, buatlah bedengan dengan ukuran lebar sekitar 60-100cm, tinggi sekitar 25-50cm dan jarak antar bedengan yaitu 50cm. Jangan lupa untuk membuat drainase disekitar bedengan supaya pengaliaran air lancar.

Baca Juga :

4. Proses Penanaman Kunyit

Tanaman kunyit akan tumbuh baik apabila ditanam pada awal musim hujan dan dipanen pada awal musim kemarau. Sebelum mengerjakan proses penanaman buatlah lubang di sekitar bedengan dengan ukuran 30x30cm dan kedalaman 60cm serta jarak antar lubang 60cmx60cm.

5. Proses Perawatan Kunyit

Tanaman kunyit tetap membutuhkan perawatan supaya bisa tumbuh dengan maksimal serta hasil umbinya nanti mempunyai kualitas unggulan, berikut beberapa perawatan kunyit yang bisa anda kerjakan pada budidaya kunyit, yaitu :

* Penyulaman

Kegiatan ini dikerjakan ketika tanaman kunyit mengalami kematian, sehingga anda perlu menggantikan dengan tanaman yang baru namun penyulaman hanya dapat dikerjakan pada tanaman yang berumur 1 minggu kurang tujuannya supaya masa pertumbuhan kunyit seragam.

* Penyiangan

Proses perawatan tanaman kunyit yaitu penyiangan, proses ini bertujuan untuk membersihkan lahan dari hama pengganggu seperti rumput ataupun gulma. Proses ini dikerjakan saat tanaman berumur 2 minggu tetapi juga bisa kurang ataupun lebih dari 2 minggu sesuaikan dengan kondisi lahan.

* Pembubunan

Proses ini dikerjakan pada tanaman yang berumur sekitar 3-4 bulan, caranya dengan menimbun lagi tanah yang terbawa oleh air di sekitar bedengan karena drainase sangat dibutuhkan supaya air tak tergenang akibat hujan yang terus-menerus.

* Pemupukan

Pemupukan dikerjakan supaya tanaman kunyit mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga proses pembuahan dapat dikerjakan secara maksimal. Disarankan untuk mengerjakan pemupukan dengan pupuk organik atau pupuk kadang dari hewan ternak. Jumlah pupuk yang bisa anda gunakan adalah 45 ton setiap hektar dengan jumlah tanaman mencapai 160.000.

* Pengairan dan Penyiraman

Tanaman kunyit tak menyukai kondisi tanah yang tergenang oleh air karena dapat menyebabkan pembusukan pada umbi kunyit.

* Waktu Penyemprotan Pestisida

Selanjutnya penyemprotan hama serta penyakit yang menyerang tanaman kunyit harus dikerjakan supaya kunyit dapat terhindar dari penyakit yang menyebabkan pembusukkan umbi. Dosis penyemprotan pestisida dapat dilihat pada label kemasan.

6. Proses Panen Kunyit

Cara menanam kunyit yang terakhir yaitu proses panen, proses yang sangat ditunggu-tunggu oleh petani. Proses panen dikerjakan pada tanaman kunyit yang sudah berumur sekitar 7-8 bulan tergantung pola yang anda pilih. Kriteria tanaman kunyit yang sudah siap dipanen dapat dilihat dari berubahnya warna daun yang awalnya hijau berbuah menjadi kuning atau layu.

Panen dikerjakan dengan cara pembongkaran bedengan memakai cangkul ataupun garpu, tetapi sebelum mengerjakan pembongkaran lebih baik daun dan batang dibongkar dahulu supaya proses pengemasan tanah tak ikut masuk kedalam karung.

Jika Anda membutuhkan Mulsa Plastik untuk budidaya kunyit ataupun untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minim Order 10 Roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama