Manggis (Garcinia mangostana), sering dijuluki "Ratu Buah Tropis" karena penampilannya yang elegan dan rasanya yang manis asam menyegarkan, bukan hanya memanjakan lidah tetapi juga menyimpan segudang khasiat kesehatan luar biasa. Buah yang berasal dari Asia Tenggara ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan kini semakin banyak diteliti secara ilmiah, terutama karena kandungan senyawa bioaktifnya, xanton, yang menjadi primadona di balik berbagai manfaatnya.
Baca Juga:
- Kedelai: Biji Mungil dengan Kekuatan Gizi dan Fleksibilitas Luar Biasa
- Jantung Pisang: Harta Karun Kuliner dan Kesehatan dari Pohon Pisang
- Tanaman Herbal: Kekuatan Alam dalam Setiap Helai Daun dan Akar untuk Kesehatan
Mengenal Buah Manggis
Manggis adalah buah berukuran sedang dengan kulit tebal berwarna ungu gelap yang khas. Di bagian atas buah terdapat kelopak hijau yang menyerupai mahkota, menambah kesan "ratu" pada buah ini. Bagian dalam kulitnya (pericarp) berwarna merah keunguan dan mengandung getah kuning yang lengket. Daging buahnya berwarna putih bersih, tersusun dalam segmen-segmen lembut dan berair, dengan rasa manis, sedikit asam, dan aroma harum yang memikat.
Meskipun daging buahnya sangat lezat, perhatian utama para peneliti dan pegiat kesehatan seringkali tertuju pada kulit buah manggis. Kulit inilah yang diketahui memiliki konsentrasi xanton paling tinggi, menjadikannya bagian yang paling berkhasiat secara medis.
Kandungan Nutrisi dan Senyawa Aktif dalam Manggis
Manggis, baik daging buah maupun kulitnya, kaya akan nutrisi dan senyawa bioaktif:
Xanton: Ini adalah kelompok senyawa polifenol unik yang paling banyak ditemukan di kulit manggis. Hingga kini, lebih dari 200 jenis xanton telah diidentifikasi, dan sekitar 40 di antaranya ditemukan di manggis (seperti alpha-mangostin, gamma-mangostin). Xanton dikenal memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, antijamur, dan potensi antikanker yang sangat kuat.
Vitamin: Manggis merupakan sumber vitamin C yang baik, berperan sebagai antioksidan dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Mineral: Mengandung berbagai mineral penting seperti kalium (untuk tekanan darah), magnesium, mangan, dan tembaga.
Serat Pangan: Daging buahnya mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Antioksidan Lain: Selain xanton, manggis juga mengandung antioksidan lain seperti katekin, yang semakin memperkuat kemampuannya melawan radikal bebas.
Khasiat Kesehatan Manggis yang Mengagumkan
Berkat kombinasi nutrisi dan senyawa bioaktif, manggis menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang telah banyak diteliti:
Antioksidan Super Kuat: Xanton adalah antioksidan yang sangat ampuh. Mereka melawan radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel, penuaan dini, dan berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan Alzheimer.
Anti-inflamasi: Xanton juga memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, membantu meredakan peradangan di seluruh tubuh. Ini bermanfaat bagi kondisi seperti radang sendi, penyakit autoimun, atau peradangan kronis lainnya.
Meningkatkan Kekebalan Tubuh: Kandungan vitamin C dan xanton bekerja sama untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan infeksi virus dan bakteri.
Potensi Antikanker: Beberapa penelitian in vitro dan pada hewan menunjukkan bahwa xanton memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, memicu kematian sel kanker (apoptosis), dan menghambat penyebaran kanker. Meskipun menjanjikan, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.
Mendukung Kesehatan Jantung: Antioksidan dalam manggis dapat membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan mengatur tekanan darah, sehingga berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular.
Mengontrol Gula Darah: Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa dalam manggis dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula darah, menjadikannya menarik bagi penderita diabetes tipe 2.
Antibakteri dan Antijamur: Manggis secara tradisional digunakan untuk mengobati infeksi karena sifat antimikrobanya. Xanton dapat melawan berbagai jenis bakteri dan jamur.
Menyehatkan Kulit: Sifat antioksidan dan anti-inflamasi manggis dapat membantu menjaga kesehatan kulit, mengurangi jerawat, mempercepat penyembuhan luka, dan melindungi dari kerusakan akibat sinar UV.
Pemanfaatan Manggis
Selain dinikmati langsung sebagai buah segar, kulit manggis juga diolah menjadi berbagai produk seperti ekstrak, suplemen, jus, atau teh herbal untuk mendapatkan khasiat kesehatannya.
Meskipun menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa sebagian besar penelitian tentang xanton masih pada tahap awal. Konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan suplemen manggis, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan.
Sebagai "Ratu Buah Tropis", manggis tidak hanya memanjakan indra perasa, tetapi juga memberikan janji kesehatan yang melimpah dari setiap gigitannya, bahkan dari kulitnya yang sering terabaikan.

.png)
Posting Komentar