Tips Jitu Cara Menanam Blewah Agar Cepat Berbuah

Blewah
Buah blewah banyak sekali akan nutrisi yang bagus untuk tubuh kita, Karena ini lah kandungan dan kegunaan dari buah ini, orang banyak yang menyukai buah tersebut. Karena hal tersebut kini juga banyak orang yang memulai peruntungan dengan memulai budidaya blewah. Berikut ialah cara budidaya Blewah :

Syarat Tumbuh

Bibit tanaman blewah bertumbuh di tempat rendah Sampai tempat tinggi, bibit blewah akan tumbuh pada lahan yang mendapatkan cahaya sang surya secara penuh sepanjang hari. Tanah yang digunakan untuk bertanam blewah ini harus kaya akan unsur hara dan mempunyai pH sekitar 6,0 hingga 7,0.

Penyemaian Benih dan Persiapan Bibit

Bibit blewah bisa ditanam dalam tempat tanam, satu Sampai dua bibit per lubang tanam, tapi lebih bagus lakukan penyemaian benih terlebih dahulu, penyemaian dapat memakai polybag atau tray semai sama halnya dengan penyemaian melon, semangka ataupun pare. Setelah berumur 10 sampai 14 hari bibit dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam.

Baca Juga:

Persiapan Lahan Tanam

Lahan yang digunakan tuk budidaya, dibersihkan terlebih dahulu dari rumput liar atau tanaman pengganggu lain - lain. Lanjutnya aduk tanah dengan cara dibajak atau di cangkul.
Bikinlah bedengan dengan ukuran bedengan kira-kira 60 Sampai 80 cm untuk lebarnya dan mempunyai lebar parit sekitar 40 cm Serta jarak antar bedengan 2 sampai 3 meter (untuk menjalar batang tanaman).

Pemupukan Dasar

Jika bedak telah selesai dibikin, Laksanakan pemupukan dasar memakai Pupuk kandang atau kompos, NPK atau campuran KCL, ZA dan TSP atau SP36. Seminggu sebelum melaksanakan pemupukan dasar, laksanakan pengapuran memaki pupuk pertanian atau dolomit jika pH tanah kurang dari 6.0.

Penanaman Blewah

Setelah bibit berumur 10 sampai 14 hari dan lahan tanam pun sudah siap, segera laksanakan penanaman. Bolongan tanam tadi jangan lupa disiram terlebih dahulu sebelum ditanami, Lanjutnya tugal dengan kedalaman dicocokan dengan polybag semai, jika selesai, polybag dilepas kemudian masukan bibit beserta tempat tanam dalam lubang tanam. Siram bibit seperlunya. Penanaman ini baik dilaksanakan pada sore hari.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman dilakukan satu kali sehari hingga hari ke 10. Penyiraman selanjutnya bisa disesuaikan dengan kondisi tanah dan cuaca. Apabila ada tanaman mati atau terserang hama, segera lakukan penyulaman. Masa penyulaman tanaman sampai 21 hari. Cabut rumput liar dan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman blewah. Hama yang biasa menyerang tanaman blewah yaitu jangkrik, ulat buah, lalat buah, ulat grayak dan oteng-oteng. Hama-hama ini bisa diatasi dengan pemberian insektisida. Penyakit yang biasa menyerang tanaman ini seperti bercak daun, tanaman layu, busuk daun dan lain sebagainya. Untuk cara penanganannya bisa dengan diberikan fungisida pada tanaman.

Pemanenan Blewah

Tanaman blewah yang sudah dapat dipanen apabila buah telah berumur sekitar 50 hari. Dalam sekali tanam, pemanenan dapat dilaksanakan sebanyak 2 X.


Berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini. See you later!

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama