Bunga dikenal karena keindahannya, tetapi beberapa spesies memiliki keunikan luar biasa, yaitu kemampuan mengubah warna. Fenomena ini dapat terjadi karena berbagai faktor seperti tingkat keasaman tanah, suhu, usia bunga, hingga interaksi dengan penyerbuk.
Baca Juga:
- 7 Fakta Unik Burung Puyuh yang Mungkin Belum Anda Ketahui
- 5 Tanaman Hias yang Dipercaya Pembawa Rezeki di Tahun 2024
- Mengulik 6 Manfaat Utama Buah Sukun untuk Kesehatan Tubuh
Hortensia: Bunga yang Berubah Warna Sesuai pH Tanah
Salah satu contoh paling terkenal adalah bunga hortensia (Hydrangea). Warna bunganya bisa berubah dari biru, ungu, hingga merah muda tergantung pada pH tanah. Jika tanah bersifat asam (pH rendah), bunga akan berwarna biru karena aluminium lebih mudah diserap oleh tanaman. Sebaliknya, jika tanah bersifat basa (pH tinggi), bunganya akan berwarna merah muda atau ungu.
Bunga yang Berubah Warna karena Usia
Beberapa bunga mengalami perubahan warna seiring pertumbuhannya. Contohnya adalah bunga lantan (Lantana camara), yang awalnya kuning lalu berubah menjadi oranye dan merah saat menua. Perubahan ini sering kali berfungsi sebagai sinyal kepada penyerbuk bahwa bunga yang lebih tua memiliki lebih sedikit nektar.
Bunga yang Berubah Warna karena Interaksi dengan Serangga
Beberapa bunga, seperti bunga morning glory (Ipomoea), dapat mengubah warna setelah proses penyerbukan. Warna bunga yang berubah memberi tanda kepada serangga bahwa bunga tersebut sudah tidak memiliki nektar, sehingga mereka dapat mencari bunga lain yang masih segar.
Kemampuan bunga untuk berubah warna merupakan strategi alami yang menakjubkan. Selain membuatnya lebih menarik, perubahan ini juga membantu mereka bertahan dan berkembang biak dengan lebih baik di lingkungan yang terus berubah.
Posting Komentar